Thursday, January 19, 2012

Hibernasi dan Mimpi yang Aneh

Posting ini panjang ya. Bersiaplah gue mau balas dendam.

Gue sangat menyarankan betul untuk melakukan ritual hibernasi selama beberapa hari buat para pejuang-pejuang muda Indonesia yang sering begadang. Hidup generasi muda! Yeah!

*muter-muter bawa bendera keliling tempat tidur*

Gue udah selesai UAS dong buahahahahhahahahhaa tertawa kemenangan, dengan kondisi tangan bergetar, rambut acak-acakan, muka pucat pasi, mata beler, mulut bau karena kebanyakan belajar daripada sikat gigi. Sangat ironis.

Tapi, kemarin gue sempet hibernasi satu hari. Sebenernya sih ada jeda libur dua hari, tapi satu harinya gue pake buat “membereskan kostan”. Ada suka duka di saat membereskan “kandang” gue ini. Gue menemukan kaos kaki bekas entah kapan dari bawah kolong tempat tidur, langit-langit kamar yang banyak sarang laba-labanya, lemari baju yang penuh dengan kayu-kayu serpihan bekas dimakan rayap.

Gue sangat anti debu gara-gara alergi, jadi gue harus memakai benda ini!

IMG01302-20120120-1153

masker anti debu, dapat dibeli dipasaran, tapi bukan di pasar

Gue membersihkan semua sudut kamar. Sampai sapu yang gue pake buat nyapu *yaiyalah masa buat bersihin bulu idung*, gue cuci juga. Sapu lidi gue cuci, jemuran gue cuci, sendal jepit gue cuci. Kalo gue udah bilang semua artinya SEMUANYA. Hampir tv mau gue cuci juga pake sabun colek.

Setelah hari pertama gue membereskan kosan, hari kedua gue manfaatkan buat HIBERNASI. Hibernasi biasanya dilakukan oleh para beruang di musim dingin. Karena gue bukan beruang dan Indonesia gak ada musim dingin, maka gue melakukan proses hibernasi kapan-saja-terserah-gue-ajah.

Gue tidur dari pagi sampai ketemu pagi lagi. Gak ada aktifitas berarti yang bisa gue ceritain, soalnya gue tidur. Tapi, tidur itu bukan berarti gak mengerjakan sesuatu. Gue bermimpi. Disitu gue melakukan aktifitas yang aneh. Mimpi gue dibagi 3 bagian karena tidur lama banget. Mimpi tersebut adalah: Mimpi serem, mimpi gak jelas, sama mimpi gue jadi orang jahat.

1. MIMPI SEREM:

Gue lagi jalan di terminal dekat kostan dan di seberang kampus. Waktu itu settingnya malem-malem abis magrib gitu. Entah kenapa gue mau pulang ke rumah gue di daerah Depok dengan menggunakan bus. Di bus gue diem. Orang-orang di bus juga pada diem ngeliatin gue. Seperti ada yang aneh dengan gue. Gue gak curiga sama sekali pada saat itu. Kayaknya gue udah naik bus yang tepat. Cuma anehnya mereka semua berwajah monochrome. Seperti orang yang berfoto di jaman dulu.

Tiba-tiba ada seorang anak kecil yang bilang, “Kamu belom bayar les”.

“Hah? Les apaan?” Gue bingung, terakhir gue les adalah waktu gue SMA.

Dengan muka pucatnya dia mengulang lagi “Iya, kamu belum bayar les.”

Gue perhatikan dengan seksama, gue pernah ketemu sama orang ini tapi gue lupa, “Kamu siapa ya?”

“Kamu gak kenal saya?” Anak gendut pendek bantet ini memicingkan mata.

“Enggaklah, emang situ orang terkenal”

Dia memandang keji dan misterius, “Lihat pembalasan saya nanti…”

Bener-bener anak kecil yang aneh, dia tiba-tiba datengin gue dan mengancam karena gue belom bayar les. Selama perjalanan, anak kecil itu selalu ngeliatin gue. Gue berfikir pasti dia pembunuh bayaran. Akhirnya, gue sampai juga ke depan rumah. Gue turun. Dengan memperlihatkan ID Card ke supir bus, sama seperti yang selalu gue lakukan di Maryland dulu. Random banget.

Gue lalu tidur, dan gue bangun di kehidupan nyata. Sudah pukul setengah 7 pagi, gue lupa solat subuh. Makanya gue mimpi aneh. Gue udah mulai lupa sama mimpi itu, sampai jam 10 gue beresin meja belajar. Disitu ada buku matematika SMA. Gue baru inget, anak kecil yang tadi itu adalah guru killer SMA gue yang memang mempunyai bimbingan belajar. Dulu waktu SMA, dia sering menagih uang buat bayar les. Kita terpaksa ikut les, karena kalo nggak, nilai kita pasti jelek. Makanya anak-anak sering ngatain dia. Termasuk gue.

Dia selalu jadi bahan cengan dari generasi ke generasi. Mungkin mimpi tadi merupakan kode penting untuk berhenti ngatain dia lagi.

Balik ke masa lalunya adalah hal yang bener-bener aneh. Kalo di mimpi itu anak kecilnya adalah guru gue. Berarti rata-rata penumpang yang lebih tua di bus itu bisa aja orang yang sudah mati.Confused smile

 

2. MIMPI GAK JELAS:

Ini bukan mimpi pertama gue. Gue udah pernah mimpi ini sebelumnya. Setelah mimpi serem dan beraktifitas di depan komputer, gue memutuskan untuk tidur siang. Beginilah mimpi gue kira-kira,

Suatu sore di Bandara Paris, Perancis. Gue menggeret-geret koper gue sendirian. Disini semuanya orang Perancis dengan postur luar biasa tinggi. Kecuali gue, anak Indonesia yang pendek. Beberapa waktu lalu, gue pernah ada disini, di tempat yang sama. Tentunya di dalam mimpi juga. Cuma bedanya, dulu gue bersama keluarga, tapi sekarang sendirian.

Gue jalan kedepan bandara. Lalu disana gue bertanya kepada orang Perancis dengan bahasa Perancis, “Disini kalo mau ke hotel naik apa ya?”

“Oh naik bus aja,” Dia mengeluarkan peta, “Lewat sini, nanti ke sini, pake bus nomer segini.”

“Oh oke, makasih ya.”

Lalu gue menunggu, menunggu, dan menunggu. Bus yang dikasi tau bule tadi gak dateng-dateng. Sampai pada akhirnya, ada orang yang menghampiri gue dengan menggunakan motor.

“Mau kemana Neng?” Neng? Dia berbicara bahasa Indonesia, dan memang mukanya abang-abang sekali.

“Mau ke hotel ini,” Gue menunjukan kertas bertuliskan alamat hotel.

“Oh deket itu mah Neng, ayo naik ojek aja sama saya.” Dia menawarkan.

Gue bengong.

Ternyata dia tukang ojek!!!

Tukang ojek di Paris? Gue juga gak bisa bahasa Perancis, tapi di mimpi itu gue ngomong bahasa Perancis dengan fasih. Mimpi macam apa ini? Gue gak ngerti lagi deh, sepertinya dia adalah tukang ojek yang membawa gue ke alam nyata di Indonesia. Lalu, gue bangun di pukul 4 sore. Tentunya masih di kamar gue di Jakarta.

 

3. MIMPI GUE JADI ORANG JAHAT

Ini mimpi ketiga di tidur ketiga. Sudah pukul 11 malam. Gue melanjutkan hibernasi.

Setting-an kali ini di sebuah kompleks orang kaya. Mirip-mirip Pondok Indah. Gue lari-lari sambil terengah-engah. Terus lari sampai pada akhirnya gue sampai di rumah seseorang. Gue juga gak tau kenapa gue kesitu.

Di dalam rumah sangat besar itu, ada laki-laki muda yang tampan. *Gue jadi merasa bermimpi menjadi Cinderella*

Dia menyapa gue, setelah ditelusuri dia adalah suami gue. Oh tidak. Gue berkaca dan gue berumur 30 tahun kurang lebih. Lalu, tanpa banyak basa-basi gue pergi ke belakang rumah. Jangan tanya kenapa gue ke belakang rumah, karena gue juga gak tau. Di halaman belakang rumah ini banyak…. sekali…. tertanam…

Tumbuhan Ganja!

Apa ini? Bahkan di mimpi sekalipun gue kebingungan. Lalu, ada seorang wanita muda menghampiri, “Rahasia anda tetap aman ditangan saya”. Maksudnya apa? Setelah gue telusuri dia adalah kaki tangan gue. Berarti ini rumah gue.

Gue pergi ke ruang tamu, dan mendapati suami gue yang mukanya tidak asing lagi. Gue tau orang ini. Setelah gue ingat-ingat, dia adalah pacar temen gue di dunia nyata. Oh Tuhan, gue merebut pacar teman gue untuk gue nikahi. Oh ini sangat mengerikan.

Tiba-tiba wanita misterius yang merupakan kaki tangan gue berbisik “Jangan pernah ingatkan dia dengan wanita itu lagi, dia akan segera mati, istrinya akan mati.”

Gue jawab dengan bengis “Pasti,” gue juga gak tau sebenernya kenapa gue bilang pasti.

Entah kenapa gue merasa gue sudah merebut suami orang. Dia bukan suami gue. Tapi gue merebutnya dari wanita yang secara gue sadar adalah teman gue sendiri.

Lalu gue bangun. Beberapa part di mimpi itu gue lupa total. Sepertinya ada adegan lebih dramatis dari ini. Tapi ada kesenangan tersendiri ketika gue bermimpi itu. Apa ini yang dirasakan oleh orang jahat?  Gue gak akan cerita siapa teman gue itu. Karena nanti gue pasti akan ditonjok. Bagi kalian yang punya pacar ganteng. Mungkin kamu orangnya. *pasang muka misterius Don Corleone*

 

Kesimpulannya: mimpi pertama adalah gue balik ke masa lalunya seorang guru gue. Mimpi kedua adalah gue terdampar di Perancis, negara yang pengen banget gue datengin. Mimpi ketiga? Entahlah, apa ini masa depan gue? Apakah masa depan gue akan berakhir menjadi petani ganja dengan suami hasil merebut suami orang?????????

Fiuh, tolong mimpi pertama dan ketiga jangan sampai terjadi oh Tuhan.

by Facebook Comment

7 comments:

syneidesis_89 said...

eciiii keren hahahaaaaaaaaa

syneidesis_89 said...

saran gw lw konsul ke master limbat deh buat tafsir mimpi lw...eh salah kok master limbat???

ada juga tar lw di ajak narik truk pake giginya doi:D


maksud gw lw coba pigi ke deddy corbuser deh:D



hihihihihihihihi

Siluman Capung said...

muahahaha keren ada tukang ojek di prancis :))

echy said...

syneidesis_89: ahahaha thankyou nit.. gue kemaren udah pengen ke deddy corbusier, tapi liat mukanya aja udah serem nanti gue malah mimpi dia -___-"

Siluman Capung: hai hai iya tukang ojeknya keren bisa sampe perancis, untung doi gak nurunin gue di tengah-tengah samudra pasific

wisnu murti said...

=.=" mimpi itu adalah petunjuk :) salam kenal :)

Nurul Khaliza said...

Mimpi pertamanya serem u,u

echy said...

wisnu murti: haha iya semoga aja yang kedua petunjuk ya, yang pertama sama terakhir jangan deh :S

Nurul Khaliza: nah kamu gak kenal gurunya, aku yang ngalamin lebih merinding disko lagi

Post a Comment

Powered by Blogger.