Friday, December 2, 2011

Fish Eye, oke maksudnya mata ikan damn!

Seminggu yang lalu, temen satu kostan gue curhat kalo telapak kakinya sakit. Terus dia bilang, "chy kaki gue sakit banget, tapi telapaknya doang, udah gitu sakitnya didalemnya doang padahal gak luka. Lo pernah gitu gak?"

Oke terus gue diem sejenak.

Ini pasti ada yang gak beres.

Gue mengingat-ingat. Terus gue inget kalo gue pernah merasakan penderitaan yang sama. Gue tanya dong ke dia, "lo abis pake sepatu yang gak bener ya?". Terus dia bilang "iya, gue abis pake high heels terus sakit, tapi sebelumnya nggak".

menurut gejalanya,

Gue menganalisis bahwa,

itu adalah

Damn!

Shity shit!

Gue sudah menduga sebelumnya bahwa dia akan mendapat penderitaan yang luar biasa, gue akan share blog gue terdahulu yang membahas waktu gue sakit kaki itu. Kira-kira begini ceritanya.


Saturday, December 29, 2006

Hari ini kaki gue yang terserang mata ikanan 2 bulan yang lalu ternyata masih sakit banget.. Emang dasar fish eye biadab.. tak tahu malu.. hanya bisa menumpang di telapak kaki orang tak berdosa,, enyah saja kau penyakit tak berperikemanusiaan.. kenapa di kaki gue.. kenapa nggak di kaki bu yetti ato di punggung ikan paus.. (FYI: yeti adalah guru gue yang cukup begitulah waktu SMA)

Dengan badan sebesar itu tidak terlalu mengganggu kan.. masalahnya saaaaaakkkkkkkiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttttt banget dan sangat mengganggu kalo lagi jalan apalagi kalo lagi manjat genteng tetangga..

Pagi ini gue berharap dengan suka cita, siapa tau kaki gue tiba-tiba sembuh dan dapat berjalan seperti anak-anak lain.. Terkadang gue memikirkan masa depan gue yang tampaknya akan terhambat dengan adanya mata ikan di telapak kaki ini.. Bagaimana kalo tiba-tiba sang bos di kantor tempat gue melamar kerja (ciri-ciri orang putus asa, bercita-cita hanya menjadi seorang bawahan), dengan mantap bertanya…

BOS”: Heh kau.. mana ijazah kau??? Kurang lengkap ini daftar riwayat hidupnya

ECHY”: Ini pak.. Wah maaf pak tadi keselip di telapak kaki”

BOS”: Bagaimana bisa berkas sebesar ini terselip di telapak kaki?? mana liat telapak kaki kau?(sepertinya ini agak sedikit tidak logis)”

ECHY”: Ini pak telapak kaki saya”

BOS: “WAAAHHHH... kamu terserang penyakit apa itu?????... CEPAT KLUAR DARI RUANGAN SAYA!!!! KAU TIDAK DITRIMA DISINI..... KAU CARI TEMPAT LAIN SAJA!!!!!!”

Padahal, gue ingin seperti anak-anak normal lainnya.. yang bisa berlari kesana kemari menyambut sinar mentari dengan bahagianya... Sepertinya gue udah putus asa dengan hidup gue yang suram ini. Apa yang harus gue lakukan sekarang? Segala upaya sudah gue lakukan demi menyembuhkan kaki gue yang malang ini. Dari gue diemin..gue garuk-garuk..gue kasi trombopop..gue kasi nutrimois..gue kasi bedak gatel..gue ludahin..sampe gue kasi garem..kasi minyak..kasi merica..kasi bumbu masak..trus gue goreng deh.

Dengan sedikit pemaksaan keras dari kedua orangtua, akhirnya gue nurut untuk menyerahkan kasus berbahaya ini ke dokter. Lalu sampai pada akhirnya gue dikasi salep sama dokter yang udah 1000 kali pemakaian tetep aja nggak ngaruh. Dengan garang, gue mengambil gunting kuku, jarum pentul, salep ”yang sama sekali nggak ngaruh”, dan karbol (Buat apa coba karbol -__-). Gue agaknya udah ga sabar buat mengoprasi jendolan menyebalkan yang ada di telapak kaki tetangga ini (seandainya hal ini benar-benar terjadi, seandainya benar-benar dikaki tetangga bukan di kaki gue, ohh indahnya dunia).

Dengan menahan sakit teramat sangat..gue korek tu ma”TAI”kan..gue korek-korek sampe dalem.. gue kluarin isinya (untuk pengetahuanmu: isi mata ikan bukanlah selai kacang atau keju parut).. ISINYA JIJIKKKKK LAH POKOKNYA.. Bersyukurlah kalian wahai manusia yang tidak pernah merasakan kepedihan ini.. Tapi walaupun gue udah berusaha sekuat tenaga dan berjuang tak kenal lelah untuk memberantas fish eye ini.. tetap aja usaha gue masih gagal.. dan gue udah totally give up dengan masalah skandal politik dunia ini (iya gue juga gak tau maksudnya apa). Lebih baik gue menghentikan hidup di dunia ini.. gue mau bunuh diri ajah.. Aku sudah tak tahan.. aaahhhh.. daripada hidup tapi terbebani seperti ini. Slamat tinggal dunia.. slamat tinggal para fans-fans beratku..

The End

(Kembali ke masa kini) Begitulah kira-kira, jadi gue cuma menepuk pundak temen gue itu dan dengan lirih berkata "sabar yah, mungkin itu mata ikan, yah minimal lo tau itu bukan akhir dari dunia, gue bisa melaluinya dulu dan masih hidup hingga sekarang.. hmpfff *menghembuskan nafas, intinya, sabar yah"

Dan dia berlalu dibelakang gue dengan muka murung...

by Facebook Comment

3 comments:

echy said...

oh iya FYI! adek gue juga sempet punya mata ikan sampe 7!!!!! Sepertinya ini penyakit turunan keluarga -____-

Dan gue udah nemu obatnya, bagi yang ngerasain hal yang sama, bisa kok beli obatnya di toko obat Cina dijamin selamat dari jeratan penyakit ini

ENJOY!

Ibkar Mahi said...

Searching for mata ikan and ended up in this blog, anw u made me laugh di pagi buta ini.

Ibkar Mahi said...
This comment has been removed by the author.

Post a Comment

Powered by Blogger.